Cara mengobati batuk berdahak ringan maupun berat

Batuk berdahak harus segera disembuhkan karena cukup menyiksa. Cara mengobati batuk berdahak bisa disesuaikan dengan kondisi maupun tingkat keparahan. Pengobatan bisa dengan bahan bahan alami atau pergi ke dokter jika tidak kunjung sembuh.

Pada umumnya serangan penyakit batuk termasuk dalam kategori penyakit ringan. Sehingga bagi sebagian masyarakat saat terserang batuk tidak segera melakukan pengobatan. Bahkan dalam beberapa hari batuk semakin mereda.

Bahkan kadang kala serangan semakin parah setelah minum obat batuk tertentu. Hal ini pada umumnya masyarakat tidak mengetahui dengan pasti sedang terserang batuk berdahak atau batuk kering. Sehingga saat membeli obat batuk seringkali salah pilih.

Apa sih penyebab penyakit batuk

Batuk merupakan reaksi normal tubuh ketika saluran pernapasan kemasukan benda asing. Berbagai benda asing mulai dari debu halus hingga virus maupun bakteri bisa masuk dengan leluasa melalui hidung maupun mulut. Dengan demikian berbagai macam jenis batuk bisa anda alami secara tiba tiba.

Meskipun demikian tidak semua serangan batuk akan memicu timbulnya penyakit tertentu. Sehingga jika serangan batuk tidak begitu mengganggu, maka setelah beberapa saat juga sembuh sendiri. Seperti batuk yang diakibatkan oleh bau masakan atau lainnya.

Namun jika diakibatkan oleh virus atau bakteri, maka pada umumnya penderita akan tersiksa karena batuk berkepanjangan. Baik itu batuk kering maupun batuk berdahak harus secepatnya disembuhkan. Penderita bisa minum obat batuk tertentu yang di beli di apotek. Atau berkunjung ke dokter keluarga.

Penyebab batuk kering

Pada umumnya batuk kering tidak berbahaya bagi kesehatan. Setiap saat manusia bisa mengalami batuk kering secara tiba tiba akibat menghirup bau menyengat atau hanya gatal di tenggorokan. Dan batuk kering ringan ini tidak menimbulkan siksaan yang berarti.

Namun kadang kala batuk kering juga bisa disebabkan oleh penyakit tertentu. Jenis batuk akibat penyakit ini tidak akan kunjung sembuh. Pada umumnya penderita penyakit asma, TBC paru paru akan mengalami batuk batuk keci secara terus menerus.

Cara mengobati batuk berdahak

Penyebab batuk berdahak

Secara umum terjadinya batuk berdahak diakibatkan oleh virus ataupun bakteri. Sehingga penderita batuk berdahak ini cukup tersiksa. Bahkan pernapasan juga akan terganggu, dada terasa sesak dan sakit. Hal ini akibat lendir di saluran napas. Sehingga ketika anda mengalami batuk berdahak harus segera diobati. Apalagi saat terjadi pandemi virus corona seperti sekarang.

Jika semakin parah tentunya akan semakin sulit disembuhkan. Pada tingkat parah maka bisa saja terjadi dahak bercampur darah akibat infeksi yang berkepanjangan. Oleh sebab itu, jika terserang batuk yang mengganggu harus cepat disembuhkan.

Pada beberapa penyakit tertentu jenis batuk berdahak ini bisa terjadi dalam jangka waktu yang cukup lama. Bahkan hingga berbulan bulan. Beberapa penyakit saluran pernapasan, seperti : asma, penyakit paru paru, bronkitis, dan pneumonia. Maka penderita akan mengalami batuk yang berkepanjangan.

Cara mengobati batuk berdahak

Sistem pengobatan penyakit batuk tergantung dari apa penyebabnya dan seberapa parah. Sehingga cara mengobati juga berbeda beda. Bisa dengan minum obat batuk yang di jual bebas di apotek atau harus pergi ke dokter. Bahkan jika batuk disebabkan oleh radang di paru paru atau sering disebut sebagai penyakit TBC bisa sembuh dalam beberapa bulan.

Pengobatan batuk dengan bahan bahan alami

Batuk kering ringan pada umumnya akan sembuh dengan sendirinya dan tidak mengganggu kesehatan anda. Seperti batuk akibat makanan tertentu, akibat merokok, dan lainnya. Namun jika batuk bercampur dahak tanpa disertai penyakit tertentu bisa disembuhkan dengan bahan bahan alami. Hal yang paling sering kami lakukan adalah dengan menggunakan jeruk nipis dan kecap manis.

Namun jika ternyata sudah masuk ketingkat parah, sebaiknya pergi ke dokter. Nantinya dokter akan melakukan diagnosis penyebabnya. Jika disebabkan oleh bakteri, maka selain diberikan obat pengencer dahak, seperti : obat dengan kandungan ekspektoran atau Bromhexine HCl dan antibiotik untuk membunuh bakteri.