Home | SERBA SERBI | Tips cara membuat tanaman hidroponik sayuran

Tips cara membuat tanaman hidroponik sayuran

Tanaman hidroponik sayuran. Ikuti tips cara menanam tanaman hidroponik sayur mayur khusus untuk pemula. Kebun sayuran sistem hidroponik menjadi andalan para petani yang ingin panen sayuran segar hasil berlimpah. Sistem tanam sayuran hidroponik cocok untuk warga perkotaan yang ingin berkebun namun tidak memiliki lahan luas. Tahukah anda bahwa cara berkebun sayur sayuran dengan cara hidroponik itu mudah jika anda tahu tata cara membuat media sistem nutrisi buatan ini. Lihat tahap tahap cara menanam sayuran dengan sistem hidroponik secara lengkap. Pada hakekatnya ada dua masalah yang mesti anda pahami supaya hasil kebun hidroponik mendapatkan hasil panen melimpah. Yang pertama sistem pendistribusian nutrisi tanaman dan yang kedua adalah cara tanam hidroponik sayuran serta cara memelihara kebun hidroponik itu sendiri. Untuk lebih jelasnya yuk ikuti panduan praktis dan singkat cara menanam tanaman sayuran hidroponik dengan hasil melimpah

Namun sebelum membahas lebih lanjut, tentunya kita perlu mempelajari bagaimana cara tanam hidroponik. Tentu kita sepakat bahwa sistem tanam hidroponik itu merupakan sebuah teknologi baru di bidang pertanian. Dengan demikian masih terbuka tips tips baru bagaimana cara membuat kebun dengan sistem hidroponik. Dalam beberapa tahun belakangan ini ada dua sistem hidroponik jika dilihat dari bahan dasar pembuatnya, namun sebenarnya mengacu pada sistem yang sama. Lantas bagaimana cara membuat tanaman hidroponik di pekarangan rumah sendiri. Begini cara menanam tanaman hidroponik sayuran sederhana di rumah, yuk lanjutkan membaca tips cara tanam secara hidroponik selanjutnya.

Pada hakekatnya cara membuat tanaman sayuran hidroponik sederhana dan mudah. Prinsip tanaman atau sayuran hidroponik ini adalah mengganti nutrisi alami yang disediakan oleh tanah ( bumi ) dengan nutrisi buatan. Sehingga makanan atau nutrisi tanaman yang tumbuh secara hidroponik lebih terjamin dan lengkap karena dipasok secara manual. Dengan demikian hasil panen sayuran hidroponik relatif lebih hijau dan segar.

Bagi pemula yang masih dalam tahap pembelajaran biasanya menggunakan media botol bekas. Selain mudah juga tidak perlu dengan biaya mahal. Berbeda halnya jika menggunakan media pipa paralon yang harga paralonnya cukup mahal. Meskipun demikian tetap mengacu pada masalah yang sama jika ingin hasil kebun hidroponik bagus melimpah. Namun tetap memiliki prinsip kerja sama, hanya bahan pendukungnya saja yang berbeda.

Nah dalam contoh berikut admin Info Big News akan memberikan gambaran jelas cara mempersiapkan sistem hidroponik sayuran dengan menggunakan botol bekas. Namun dalam hal ini saya sarankan untuk memakai botol plastik paling tidak ukuran 1500 ml. Untuk percobaan tentunya tidak perlu banyak banyak, yah paling tidak lima sampai sepuluh cukuplah. Berikut persiapan permulaan sebelum memulai berkebun dengan sistem hidroponik yakni mempersiapkan sawah kebun hidroponik.

⇔Sediakan beberapa botol ukuran 1500 ml beberapa buah
⇔Lantas potong menjadi 2 tidak sama panjang, namun diusahakan pada bagian tutup botol lebih pendek
⇔Sediakan juga busa yang besarnya sesuai dengan jumlah botol anda, busa tersebut juga digunakan sebagai tempat pembibitan sekaligus media tanam
⇔Sediakan juga sumbu kompor sebagai media penyerapan nutrisi, usahakan panjang sumbu kompor menyentuh dasar botol, jadi panjang sumbu kompor dari busa hingga bagian dasar botol

tanaman hidroponik sayuran

Loading...

Hal paling penting dalam sistem kebun hidroponik adalah penyaluran makanan atau sering disebut sebagai nutrisi tanaman. Dengan demikian sistem pendistribusian nutrisi tanaman harus benar dan tepat sasaran. Sebab pada hakekatnya tanaman tidak menghendaki pengiriman nutrisi ( pupuk yang dicairkan ) berlebihan maupun sangat kekurangan. Karena semua itu tentu berpengaruh pada pertumbuhan tanaman. Bahkan jika terlalu pekat cairan nutrisi yang anda buat, maka bisa saja tanaman justru akan mati karena terlalu panas.

Apa saja pupuk untuk hidroponik. Pada dasarnya anda bisa menggunakan jenis pupuk tanaman pada umumnya. bahkan bisa juga dibuat semi hidroponik yang mana media tanam tidak menggunakan busa, namun dengan media lainnya, seperti : serbuk kayu, busa, rockwool, dan lainnya. Demikian juga dengan jenis pupuk yang anda gunakan, bisa dengan pupuk buatan sendiri ( pupuk alami ) atau dengan pupuk produk pabrik. Namun karena tanaman hidroponik ini praktis tidak menggunakan media tanah, maka pupuk buatan pabrik tentu lebih praktis dan simple. Berikut konsentrasi campuran pembuatan nutrisi untuk tanaman sistem hidroponik :

⇔Sediakan pupuk Gandasil D sekitar 10 gram
⇔Sediakan juga pupuk KCL sebanyak 10 gram
⇔Kemudian pupuk NPK 16-16-16 juga kira kira 10 gram
⇔Ember untuk pengadukan
⇔Air sumur sebanyak 10 liter
⇔Caranya campurkan semua bahan dan aduk hingga benar benar merata

Cara tanam hidroponik pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan saat anda menanam dengan media tanah. Anda bisa melakukan persemaian dahulu atau langsung tanam di media ( busa ). Namun untuk dapat memberikan hasil terbaik, tentunya disarankan untuk melakukan persemaian bibit tanaman. Sehingga nantinya bisa memilih mana mana bibit yang bagus pertumbuhannya.

Tanaman hidroponik sayuran saat ini mulai banyak digalakkan, karena bisa memberikan keuntungan yang lumayan besar. Beberapa jenis sayuran yang menjadi andalah petani hidroponik, seperti : Seledri, Timun, Kailan, Kangkung, Bawang merah, cabe hijau, Selada Hijau, Sawi Hijau, Buncis, Bayam, Brokoli, Pare, dan Pakcoy, serta jenis sayur mayur lainnya. Itulah tips singkat tentang kebun hidroponik sayuran. Selamat mencoba!

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Don`t copy text!